DANIEL 10
Tidak
semua orang dipilih Allah menjadi orang terpilih. Mungkinkah Daniel dianggap
Tuhan layak karena seringnya ia berpuasa, meskipun buka berpuasa tanpa makan,
selain Ia rajin berdoa kepada Tuhan? Ia berpuasa tidak memakan makanan yang
sedap/enak dan juga tidak makan daging serta anggur. Menjadi orang terpilih
memang sulit. Sering kali kita melupakan waktu berdoa kita.
Di
kitab Daniel pasal ini, Daniel ditampakkan oleh seseorang yang berpakaian kain
lenan dan berikat pinggang dari emas dari Ufas, tubuhnya seperti permata
Tarsis, dan wajahnya seperti cahaya kilat. Disini menjukkan bahwa sosok ini
bukanlah manusia biasa. Dan Daniel lah yang terpilih. Hanya Daniel yang dapat
melihat dia sedang yang lain bersembunyi.
Ayat
ke-8 semakin menguatkan bahwa orang ini bukanlah manusia biasa. Bisa jadi ia
adalah Tuhan itu sendiri atau malaikat Tuhan. Di ayat selanjutnya, sepertinya
Tuhan ingin menyampaikan bahwa kita seharusnya merendahkan diri kita di hadapan
Tuhan karena kita hanyalah manusia lemah dan tanpa kekuatan dari-Nya kita tidak
memiliki kekuatan apapun (badan lemas tak berdaya).
Pada
ayat ke-20 dan seterusnya, mungkin juga Tuhan ingin menunjukkan bahwa siapapun
manusia yang meninggikan dirinya (menyombong diri) dia akan diperangi oleh
Allah sendiri.
Hal
yang dapat kupelajari dari pasal 10 ini adalah kita sudah sepatutnya
merendahkan diri di hadapan Tuhan. Kita harus selalu berserah kepada-Nya,
menyerahkan hidup kita di hadapan-Nya. Kita percayakan kehidupan kita kepada
Dia yang empunya dunia ini. Bagaimana caranya? Dengan kita selalu berdoa
kepada-Nya. Memberikan waktu kita untuk duduk diam dan berdoa kepada-Nya.
Dengan berdoa kita menyadari bahwa kita membutuhkan kekuatan Tuhan, dengan
berdoa Ia akan memberikan sukacita kepada kita walaupun kita berada dalam
masalah. Bukankah yang kita cari di dunia ini adalah sukacita?
Kita
mencari uang selain untuk mengenyangkan perut kita, membuat tempat berteduh,
bukankah untuk membuat kita bahagia? Sukacita lebih dari bahagia. Hidup bersama
Tuhan sangatlah menyenangkan. Marilah selain kita berdoa dengan perbuatan kita,
kita berdoa pula lewat waktu hening. AKU
AKAN SELALU BERUSAHA. KALAU AKU BISA, KAMU JUGA PASTI BISA.
GOD BLESS YOU
ALWAYS
Tidak ada komentar:
Posting Komentar