Sabtu, 18 November 2017

Renungan Pribadi Alkitab


DANIEL 10



Tidak semua orang dipilih Allah menjadi orang terpilih. Mungkinkah Daniel dianggap Tuhan layak karena seringnya ia berpuasa, meskipun buka berpuasa tanpa makan, selain Ia rajin berdoa kepada Tuhan? Ia berpuasa tidak memakan makanan yang sedap/enak dan juga tidak makan daging serta anggur. Menjadi orang terpilih memang sulit. Sering kali kita melupakan waktu berdoa kita.

Di kitab Daniel pasal ini, Daniel ditampakkan oleh seseorang yang berpakaian kain lenan dan berikat pinggang dari emas dari Ufas, tubuhnya seperti permata Tarsis, dan wajahnya seperti cahaya kilat. Disini menjukkan bahwa sosok ini bukanlah manusia biasa. Dan Daniel lah yang terpilih. Hanya Daniel yang dapat melihat dia sedang yang lain bersembunyi.

Ayat ke-8 semakin menguatkan bahwa orang ini bukanlah manusia biasa. Bisa jadi ia adalah Tuhan itu sendiri atau malaikat Tuhan. Di ayat selanjutnya, sepertinya Tuhan ingin menyampaikan bahwa kita seharusnya merendahkan diri kita di hadapan Tuhan karena kita hanyalah manusia lemah dan tanpa kekuatan dari-Nya kita tidak memiliki kekuatan apapun (badan lemas tak berdaya).

Pada ayat ke-20 dan seterusnya, mungkin juga Tuhan ingin menunjukkan bahwa siapapun manusia yang meninggikan dirinya (menyombong diri) dia akan diperangi oleh Allah sendiri.

Hal yang dapat kupelajari dari pasal 10 ini adalah kita sudah sepatutnya merendahkan diri di hadapan Tuhan. Kita harus selalu berserah kepada-Nya, menyerahkan hidup kita di hadapan-Nya. Kita percayakan kehidupan kita kepada Dia yang empunya dunia ini. Bagaimana caranya? Dengan kita selalu berdoa kepada-Nya. Memberikan waktu kita untuk duduk diam dan berdoa kepada-Nya. Dengan berdoa kita menyadari bahwa kita membutuhkan kekuatan Tuhan, dengan berdoa Ia akan memberikan sukacita kepada kita walaupun kita berada dalam masalah. Bukankah yang kita cari di dunia ini adalah sukacita?

Kita mencari uang selain untuk mengenyangkan perut kita, membuat tempat berteduh, bukankah untuk membuat kita bahagia? Sukacita lebih dari bahagia. Hidup bersama Tuhan sangatlah menyenangkan. Marilah selain kita berdoa dengan perbuatan kita, kita berdoa pula lewat waktu hening. AKU AKAN SELALU BERUSAHA. KALAU AKU BISA, KAMU JUGA PASTI BISA.


GOD BLESS YOU ALWAYS

Tidak ada komentar:

Posting Komentar