Kamis, 16 November 2017

Renungan Pribadi Alkitab


Daniel 9



Pada ayat 3 – 19, Daniel ingin mengajarkan kita bahwa ketika kita merasa bahwa dunia tidak lagi menuruti firman Tuhan maka patutlah kita memohonkan doa permohonan ampun kepada-Nya. Kita harus berdoa dengan hati yang teguh bahwa Tuhan akan menerima permohonan ampun kita. Kita harus betul-betul sadar apa yang kita doakan dan kita harus benar-benar menggunakan hati kita. Dan kita perlu pula mendoakan dunia ini agar kita dapat benar-benar menjadi TERANG dan GARAM dunia. Tidak melulu lewat perbuatan tapi juga lewat mendoakan siapapun itu.
Pada ayat 20 – 27, disini malaikat Gabriel yang datang kepada Daniel ingin memberitahukan bahwa penebusan dosa sangat besar bayarannya. Daniel memohon ampun kepada Tuhan atas apa yang diperbuat oleh bangsa Israel dan bayarannya adalah mengorbankan seorang yang diurapi Tuhan. Disini, mungkin Gabriel telah memberikan kisi-kisi akan kehadiran Yesus Kristus ke dunia. Ayat 27 menyatakan bahwa peran pemimpin sangat besar dalam kelangsungan hidup rakyatnya. Ketika seorang pemimpin melakukan suatu kesalahan maka akan dapat menimbulkan masalah yang sangat besar dan bisa jadi berkepanjangan bagi rakyatnya, tapi sebaliknya ketika seorang pemimpin melakukan suatu kebaikan maka dapat menimbulkan kesejahteraan yang berkepanjangan. Dan, ketika kita melakukan kesalahan besar terhadap Tuhan maka bisa jadi Tuhan akan membinasakan suatu bangsa. Dari segelintir orang menjadi masalah bersama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar