BUKAN, BUKAN DIA
(Karya : Basilius Renal Abimanyu Palumpun)
Disaat
mendung menyelimuti hatiku
Disaat
mendung menyelubungi jiwa dan otakku
Apa
yang dapat kulakukan?
Aku
hanya dapat pasrah
Putus
asa
Dunia
tidak ada artinya
Bosan
Sungguh
membosankan
Api
cemburu telah menyelubungi pikiranku
Fokusku
hanya pada “dia”
Bodoh!
Perempuan tidak hanya “dia”
Tapi
aku mencintai “dia”
Aku
sungguh mencintai dia
Aku
tak ingin kehilangan dia
Dia
yang pernah mengisi hatiku
Aku
sayang padanya meski ia telah mengecewakanku 2 kali
Kalau
dipikir betapa bodoh diri ini
Tapi
aku sudah tidak bisa melupakan dia
Aku
terlalu sayang padanya
Meski
ada seorang gadis yang mencintai aku dengan tulus
Disaat
aku terpuruk akibat kekecewaan, ia masih mau mendekati aku
Kata-kataku
sangat tidak baik, namun dia masih mau menerimaku dengan tulus hati
Betapa
besar kasihnya, tapi aku tidak mencintai dia
Ia
mengingatkan aku ketika aku berkata-kata kasar
Ia
memberikanku nasihat-nasihat
Tapi
aku memang tidak tertarik padanya
Bukan,
bukan dia
Tapi mungkinkah dia yang terbaik untuk aku?
Tuhan jawablah aku
Aku ingin mendengar suara dan jawaban-Mu
Sleman, 3 April 2016
Tidak ada komentar:
Posting Komentar